Life Hack: Baca Setiap Hari

Dengan Hari Buku Dunia yang berlangsung awal minggu ini pada tanggal 23 April 2018, saya terinspirasi untuk merenungkan membaca dan mengapa itu akan membawa lebih banyak kesenangan dalam hidup Anda.

Membaca atau tidak membaca, itulah pertanyaannya.

Dalam dunia layar yang ada di mana-mana dan tidak pernah berakhir untuk melakukan daftar, bisa dengan mudah melupakan kesenangan sederhana untuk menikmati buku yang bagus. Sementara saya beruntung telah tumbuh menjadi pembaca yang rakus, saya perhatikan bahwa semakin sulit untuk mendedikasikan waktu untuk hobi ini. Selama beberapa tahun terakhir, waktu saya sangat terbatas antara menyeimbangkan kelas, pekerjaan, teman, keluarga, berolahraga, menjadi sukarelawan, dan, tentu saja, kecanduan Netflix saya.

Untuk mengatasi kesalahan fatal ini, saya membuat tujuan saya untuk membaca sedikit setiap hari. Sementara tidak ada yang dapat mengalahkan perasaan yang ditimbulkan dari memegang buku fisik, kenyamanan dan efektivitas biaya e-book perlahan-lahan membuat saya jengkel. Ini mungkin tidak berarti lebih sedikit waktu layar, tetapi itu memungkinkan saya untuk mendedikasikan energi saya untuk kegiatan yang lebih bermanfaat.

Mengapa otak Anda perlu Anda sering membaca

Jika Anda sudah membaca sejauh ini, saya ingin menganggap Anda tidak perlu dijual berdasarkan kemampuan kata-kata tertulis. Tapi mungkin Anda perlu sedikit lebih meyakinkan atau setidaknya penyegaran pada manfaatnya. Apa pun alasannya, berikut adalah tiga alasan untuk mempertimbangkan untuk menyelesaikan buku yang belum pernah Anda mulai.

Anda menjadi orang yang lebih baik

Empati, kemampuan untuk mengenali dan berbagi perasaan orang lain, adalah kualitas yang sangat dibutuhkan oleh para pemimpin dan pengusaha. Membaca memungkinkan keterampilan sosial ini berkembang, sehingga mengarah pada interaksi manusia yang lebih (dan lebih positif).

Sebuah studi yang selesai pada 2013 menemukan bahwa peserta yang membaca fiksi sastra menunjukkan hasil yang meningkat pada tes yang mengukur persepsi dan empati sosial. Saat kita membaca cerita, kita bebas dari penilaian rekan. Ini memungkinkan kita untuk benar-benar merespons karakter yang ditemukan dan mengekspresikan lebih banyak emosi. Peragaan emosi ini tidak hilang, melainkan dipertahankan dan perlahan-lahan bekerja dalam kehidupan kita sehari-hari.

Anda dapat mencapai kedamaian batin

Membaca dapat membantu Anda mengelola stres dan menjadi lebih tenang. Faktanya, penelitian yang dilakukan pada tahun 2009 di Universitas Sussex menemukan bahwa membaca hanya selama enam menit dapat mengurangi tingkat stres hingga hampir 70%. Pembaca reguler tidur lebih baik, memiliki harga diri yang lebih tinggi, dan menampilkan tingkat depresi yang lebih rendah daripada non-pembaca. Itu bahkan mengalahkan penghilang stres lainnya seperti mendengarkan musik, menikmati secangkir kopi, atau bahkan berjalan-jalan. Ini semakin menjadi alasan untuk membiarkan diri Anda asyik menjelajahi domain imajinasi penulis.

Anda membuat koneksi lebih mudah

Membaca memainkan peran penting dalam mendukung fungsi otak yang sehat, terutama ketika dipraktikkan seumur hidup. Sederhananya: kekuatan kata meningkatkan kekuatan otak.

Buku-buku bab khususnya telah ditemukan untuk mendorong bacaan mendalam, memaksa otak Anda untuk berpikir kritis. Dengan membuat koneksi dari satu bab ke bab lain, dan ke dunia luar, Anda menempa jaringan saraf baru yang mempromosikan pemikiran lebih cepat. Ini sangat penting bagi para pemimpin, pengusaha, dan inovator, karena membaca menginspirasi Anda untuk mengidentifikasi peluang baru dan membawa proyek apa pun ke tingkat berikutnya.

Baca terbaru saya

Meskipun membaca memiliki banyak manfaat, semuanya bermuara pada apakah individu memanfaatkannya. Motivasi utama saya untuk membaca adalah untuk belajar, tumbuh, dan memberi makan keingintahuan saya. Membaca tidak hanya memenuhi minat saya, tetapi juga berfungsi sebagai batu loncatan untuk membagikan apa yang telah saya pelajari.

Sebagai perancang dan perencana kota yang bercita-cita tinggi, buku adalah pintu gerbang untuk mengeksplorasi pengetahuan dalam profesi saya dan bidang di luarnya. Selama beberapa minggu terakhir, saya telah melalui The Evolution of Useful Things oleh Henry Petroski dan The Design of Everyday Things oleh Donald A. Norman. Dalam seri posting saya berikutnya, saya akan mempelajari takeaway utama dari novel-novel ini dan membandingkannya dengan perspektif lain.

Apa yang kau baca?

Jangan ragu untuk membagikan buku, penulis, atau apa yang sedang Anda baca di komentar di bawah ini.